Home Motivasi Aforisme Tagore (3): Pengakuan Dunia, Makna Cinta

Aforisme Tagore (3): Pengakuan Dunia, Makna Cinta

94
0
Image by Jill Wellington from Pixabay

KEHIDUPAN, kata Rabindranath Tagore, menemukan kekayaannya dengan pengakuan dari dunia, dan meraih maknanya dengan pengakuan dari cinta.

Ketika bicara kehidupan, dia bicara tentang kita, tentang manusia.

Travel Haji dan Umroh sejak 1995

Bila pengakuan dunia adalah pencapaian, itu tak akan cukup untuk membuat kita merasa cukup, apabila kita tak bisa memaknainya, dengan cinta. Cinta kita pada manusia lain, pada kehidupan, dan sebaliknya.

Berikut, aforisme lain dari penyair besar India yang menginspirasi dan berpengaruh besar pada beberapa penyair Pujangga Baru ini:

MANUSIA adalah anak yang terlahir lemah, kekuatannya ada pada kekuatan pertumbuhan.

*

TUHAN mengharap jawaban untuk bunga-bunga yang Ia kirim pada kita, bukan untuk matahari dan bumi.

*

Cahaya yang riang bermain, seperti anak yang telanjang, di antara daun hijau dengan gembira tidak punya prasangka bahwa manusia itu bisa berdusta

*

O Kecantikan, temukanlah dirimu dalam cinta, bukan pada sanjungan dari cerminmu.

*

Hatiku mengatasi ombaknya di pantai dunia dan menerakan tanda tangan padanya dengan airmata menangis dengan kata-kata, “Aku mencintai engkau.”

*

“Bulan, untuk apa kamu menunggu?”
“Untuk menghormati matahari yang harus kuberi laluan jalan.

*

Pohon-pohon datang ke jendela saya seperti
suara kerinduan dari bumi yang pandir.

*

Pagi, hari yang ia ciptakan sendiri adalah kejutan baru Tuhan.

*

KEHIDUPAN menemukan kekayaannya dengan pengakuan dari dunia, dan meraih maknanya dengan pengakuan dari cinta.

*

BANTARAN sungai yang kini kering tidak mendengar ada ucapan terima kasih untuk masa lalunya.

Previous articleCillian Murphy Jadi Pemeran Utama di Film Terbaru Christopher Nolan
Next articlePBB dan Bangladesh Sepakat Bantu Pengungsi Rohingya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here