Home Sport Ahsan/Hendra Antar Skuad Garuda Unggul 4-0 atas Aljazair di Penyisihan Piala Thomas

Ahsan/Hendra Antar Skuad Garuda Unggul 4-0 atas Aljazair di Penyisihan Piala Thomas

41
0
Foto arsip - Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan mengembalikan kok ke arah ganda putra Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik dalam pertandingan perebutan medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Sabtu (31/7/2021) . ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wsj. (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)

BICARA.NEWS, Jakarta – Ganda putra peringkat kedua dunia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menambah angka kemenangan bagi Indonesia sehingga menjadi 4-0 atas Aljazair pada laga penyisihan pertama Grup A Piala Thomas, Minggu dini hari WIB.

Bertempat di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Ahsan/Hendra menundukkan pasangan Koceila Mammeri/Youcef Sabri Medel dalam waktu 23 menit dengan skor 21-9, 21-15.

Travel Haji dan Umroh sejak 1995

Kedua pasangan sempat bertarung sengit pada awal gim pertama dengan saling mencuri angka dan bergantian memimpin kedudukan. Namun kondisi ini hanya bertahan sampai imbang 6-6.
Selepas itu, Ahsan/Hendra berbalik unggul dan terus melaju mengumpulkan poin hingga memetik kemenangan 21-9 pada gim pertama.

Pada gim kedua, Mammeri/Medel masih bisa mengimbangi Ahsan/Hendra dan lagi-lagi kedudukan imbang 6-6.

Ahsan/Hendra merebut satu poin berikutnya, namun lawannya menyamakan kedudukan menjadi 7-7.

Akan tetapi, Ahsan/Hendra membuktikan keunggulan mereka atas pasangan peringkat 62 tersebut dengan terus menambah angka dan memenangkan laga itu dengan skor penutup 21-15.

Dengan hasil demikian, maka Indonesia kini memimpin 4-0 atas Aljazair, setelah Jonatan Christie, Shesar Hiren Rhustavito dan debutan Chico Aura Dwi Wardoyo menang dalam tiga partai tunggal.

Indonesia masih harus memainkan laga terakhir antara pasangan muda debutan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin melawan Mohamed Abderrahime Belardi/Adel Hamek.(Ant/Rod)

Previous articleBegini Cara Pemandu Wisata di Raja Ampat Jaga Keanekaragaman Hayati
Next articleWagub DKI: Perda 10/1998 Masih Digunakan untuk Atur Penggunaan Air Tanah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here