Home Opini Jangan Jadi Seperti Si Dungu Bangun Tidur

Jangan Jadi Seperti Si Dungu Bangun Tidur

97
0
Foto oleh Plato Terentev dari Pexels

MANUSIA yang arif adalah mereka mengenal dirinya sendiri. Tahu apa yang dia inginkan dan hendak kemana ia membawa langkahnya. Ia tak takut tersesat dan tak larut terbawa dalam arus kehendak orang banyak.

Ada salah satu kisah sufi yang sangat termasyhur, diceritakan dalam berbagai versi yang berisi hikmat nasihat tentang tema itu. Kisah tentang orang dungu yang berada di sebuah kota besar. Idris Shah juga menceritakannya dalam “Kisah-kisah Sufi” (Pustaka Firdaus, 1989).

Kedunguan bukan berarti tak bisa berpikir, tapi kadang juga berarti memikirkan hal-hal yang tak perlu dipikirkan. Itulah yang dilakukan Si Dungu dalam kisah ini.

Ia berpikir, “banyak sekali orang di sini, kalau aku tidur bagaimana aku bisa mengenali diriku ketika aku bangun tidur nanti?”

Ia lalu mengikatkan pita pada jari kakinya sebagai tanda diri yang bisa ia kenali. Seorang yang suka bercanda melepaskan pita itu dan mengingatkannya pada kakiknya sendiri.

Ketika si dungu terbangun ia tak melihat pita pada jari kakinya. Ia melihat pita itu pada jari kaki orang lain dan dengan bingung dia bertanya, “kalau Tuan adalah saya, saya ini siapa?” Orang-orang pun tertawa.

Begitulah, orang yang tak mengenal dirinya sendiri dengan mudah hanya akan jadi bahan candaan, menjadi bahan tertawaan, dan mudah dipermainkan orang lain. (hasan aspahani)