Home Opini Kisah Anjing dan Orang Saleh Gadungan

Kisah Anjing dan Orang Saleh Gadungan

98
0
Photo by Lum3n from Pexels

KITA hidup dalam masyarakat yang di dalamnya ada sekelompok orang merasa terganggu dengan kesalehan orang lain. Mereka mencurigai kesalehan orang. Berpikir buruk ketika melihat ada orang lain yang tampak saleh.

Padahal dalam Islam, saya yakin juga dalam agama lain, menjadi manusia yang saleh adalah tujuan. Dalam satu surah pendek Allah bersumpah demi waktu bahwa manusia itu merugi. Kecuali beberapa golongan orang, termasuk yang beramal saleh.

Dalam Islam, setiap muslim, dalam setiap salat mendoakan kebaikan dilimpahkan bagi orang-orang yang saleh. Doa itu ada di lafaz tahiyat kalimat ketiga.

Dalam Islam ada anjuran untuk bernampilan tertentu yang bisa dinilai sebagai ekspresi kesalehan. Tapi kesalehan itu terutama ada pada perilaku, pada perbuatan, ucapan, tindak-tanduk, bukan hanya pada penampilan. Penampilan saja bisa menipu.

Ada satu kisah sufi tentang seorang yang tampil bak seorang sufi nan saleh, dengan jubah dan janggut, sedang melewati sebuah jalan. Seekor anjing mendekat dan Si Sufi merasa dihalang-halangi. Anjing itu ia pukul dengan keras.

Si anjing lari dan mengadu pada seorang Ulama.

“Kenapa kau pukul anjing ini?” tanya Si Ulama.

“Dia mendekatiku dan mengotori jubahku,” kata Si Sufi.

Si Anjing berkata, “saya mendekatinya karena melihat dia berpakaian seperti orang saleh, saya yakin dia tak akan memukul saya seperti orang biasa. Pakaiannya seperti mengabarkan pada saya bahwa dia menyebarkan keselamatan juga bagi saya yang hanya seekor anjing ini.”

Sang Ulama berkata kepada Si Anjing, “daripada si sufi gadungan ini dihukum di akhirat, baiklah saya tuntutkan ganti rugi di dunia atas rasa sakitmu itu. Hukuman apa baginya yang kau anggap adil?”

“Lepaskan dia dari pakaian orang-orang saleh itu,” kata Si Anjing.

Dari cerita yang termaktub dalam “Kisah-kisah Sufi” (Idris Shah; Pustaka Firdaus, 1989) ini, bisa kita ambil hikmah, hanya berlagak dengan pakaian seperti orang saleh tak membuatmu menjadi orang saleh.(hasan aspahani)