Home Utama Mantan Pegawai KPK Ungkap Rencana Bentuk Partai Politik

Mantan Pegawai KPK Ungkap Rencana Bentuk Partai Politik

22
0
Mantan Kepala Bagian Perancangan Peraturan dan Produk Hukum KPK Rasamala Aritonang. ANTARA News/Dewa Wiguna

BICARA.NEWS, Jakarta – Mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Rasamala Aritonang mengungkap niatnya membentuk partai politik (parpol) yang bersih, berintegritas, dan akuntabel. Sebuah nama pun sudah disiapkan, Partai Serikat Pembebasan.

“Benar, ya kepikiran kalau mau bikin perubahan yang punya ‘impact’ besar kan partai politik adalah salah satu kendaraan strategis dalam sistem demokrasi,” ucap Rasamala dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Travel Haji dan Umroh sejak 1995

Rasamala adalah salah satu dari 57 pegawai KPK yang diberhentikan karena dinyatakan tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) sebagai salah satu syarat proses pengalihan pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Sementara ini kan publik banyak mengkritik parpol. Jadi, sebenarnya saya melihat ada peluang besar untuk membangun parpol yang bersih, berintegritas dan akuntabel,” kata mantan Kepala Bagian Perancangan Peraturan dan Produk Hukum pada Biro Hukum KPK tersebut.

Ia mengatakan sudah mendiskusikan keinginannya tersebut dengan beberapa kawannya yang juga mantan pegawai KPK. Selain itu, ia juga bakal meminta masukan dan pandangan dari tokoh-tokoh bangsa perihal pembentukan parpol tersebut.

“Lakso Anindito, Hotman (Tambunan), dan ada beberapa orang lagi. Saya juga dalam waktu dekat sedang mengupayakan untuk ketemu tokoh-tokoh untuk minta pandangan dan masukkan,” ucap Rasamala.

Ia mengakui tidak mudah membentuk parpol karena syaratnya yang rumit. Kendati demikian, kata dia, rencana tersebut layak dicoba untuk perubahan dan kemajuan Indonesia.

Ia juga mengungkapkan nama parpol yang akan dibentuknya tersebut, yaitu Partai Serikat Pembebasan dengan ideologi Pancasila yang hakiki.

“Memang tantangannya tidak mudah karena syarat pendirian parpol kan memang rumit, tetapi layak dicoba. Kalau bisa terwujud (Partai Serikat Pembebasan) saya yakin kami bisa memberikan dorongan lebih kuat lagi untuk perubahan, dan kemajuan bagi indonesia, tentu syaratnya Indonesia mesti bersih dari korupsi,” kata dia.

Lebih lanjut, Rasamala pun mengatakan belum terpikir untuk bergabung dengan parpol yang sudah ada karena gagasannya saat ini adalah membangun parpol yang bersih, berintegritas, dan akuntabel.

“Sementara ini gagasannya adalah membangun partai yang bersih, berintegritas dan akuntabel. Belum terpikir soal tawaran dari partai tetapi dalam konteks membangun aliansi untuk memajukan negara kan segala kemungkinan bisa saja dijajaki,” ujar Rasamala.(Ant/Hah)

Previous articlePCNU Kota Kediri Belum Tentukan Sikap Soal Calon Ketua Umum PBNU
Next articleKolom: Hatta dan Tawaran K.H. Wahid Hasyim Menjadi Pemimpin NU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here