Home News Pegiat Buku: Kapan di Jakarta Ada Pusat Perbukuan?

Pegiat Buku: Kapan di Jakarta Ada Pusat Perbukuan?

68
0
Harri Gieb, pegiat perbukuan (Foto Pribadi)

BICARA.NEWS, Jakarta – Jakarta saat ini tidak punya pusat perbukuan. Padahal tempat seperti itu bisa menjadi destinasi wisata literasi!

“Tugu sudah banyak! Yang tidak ada ya pusat perbukuan itu,” kata Harri Gieb, di akun Twitter-nya @harrigieb, Minggu.

Travel Haji dan Umroh sejak 1995

Pedagang buku di Pasar Gembrong Baru, Jakarta Timur itu mengingat dulu ada Kwitang dan Senen yang kini tinggal cerita.

“Mereka pun terbentuk bukan karena inisiatif pemerintah. Para penggiat buku bergerak sendiri. Cari tempat dan komunitas sendiri,” katanya.

Lewat percakapan dengan Bicara.news, Harri menjelaskan gagasannya.

“Saya membayangkan Jakarta punya satu titik pusat perbukuan. Seperti Yogya punya Taman Pintar dan Shopping Center, pasar buku itu,” katanya.

Tentu bukan sekedar pusat penjualan buku, paparnya, tapi ini sebuah ruang publik yang bisa diakses semua orang berkaitan dengan pengetahuan.

“Saya membayangkan di sana ada workshop menggambar, menulis, laboratorium pengetahuan, ruang diskusi, bedah buku, ruang teater, dan lain-lain,” tambahnya/

Menurut Harri, Taman Ismail Marzuki bisa jadi tempat yang layak utk menjadi destinasi wisata literasi.

“Di Yogya akan ada Kampung Literasi: tanah desa diwakafkan untuk para penggiat buku membangun wisata literasi. Ini di tingkat desa, lho! Halo, Jakarta!” tambah Harri.(hah)

Previous articleLedakan di Afghanistan Tewaskan Sejumlah Orang
Next article290 Perempuan Tergabung Jadi “O-Ranger Mawar”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here