Home Daerah Perahu Nelayan Asal Sukabumi Terbalik di Perairan Laut Cianjur

Perahu Nelayan Asal Sukabumi Terbalik di Perairan Laut Cianjur

28
0
Proses evakuasi kapal nelayan bernama lambung Putri Cikal asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat yang terbalik saat mencari ikan di perairan laut Pantai Karang Potong, Kabupaten Cianjur pada Senin, (11/10).

BICARA.NEWS, Sukabumi, Jabar – Perahu tradisional yang diawaki dua nelayan asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat yang tengah mencari ikan di perairan laut Kabupaten Cianjur, Jabar tepatnya di Pantai Karangpotong terbalik dan nyaris karam setelah diterjang gelombang tinggi.

“Perahu ditumpangi dua nelayan yakni Udep sebagai nakhoda dan seorang lainnya Rahmat yang merupakan anak buah kapal (ABK). Perahu dengan nama lambung Putri Cikal ini mengalami kecelakaan saat dioperasikan menjaring ikan di wilayah perairan laut Cianjur,” kata Asep JK, Ketua Rukun Nelayan Pantai Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap,. Kabupaten Sukabumi melalui sambungan telepon, Senin, (11/10).

Travel Haji dan Umroh sejak 1995

Informasi yang dihimpun dari nelayan Pantai Ujunggenteng, kedua korban berangkat dari Pantai Ujunggenteng dan saat di tengah perairan laut Cianjur cuaca kurang bersahabat, angin kencang ditambah gelombang tinggi.

Udep yang merupakan nakhoda perahu tradisional tersebut mencoba mengendalikan kendaraannya dan mengarahkannya ke pantai atau daratan. Namun, usahanya tidak berhasil saat gelombang tinggi menggulung perahunya hingga terbalik.

Akibatnya seluruh perbekakalan, peralatan dan kedua nelayan ini tercebur ke laut. Udep dan Rahmat pun terus berupaya menggapai barang-barang yang bisa mengapung dan naik badan kapal yang masih mengambang.

Beruntung nyawa awak perahu tersebut berhasil diselamatkan oleh nelayan yang melihat kejadian tersebut dan mereka pun dievakuasi ke darat, sementara perahunya pun ditarik oleh kapal lain untuk ditambatkan di pantai.

“Kondisi kedua nelayan asal Palabuahratu tersebut saat ini cukup baik hanya saja masih kelelahan setelah berjuang menyelamatkan diri di tengah laut dan perahunya berhasil dievakuasi ke darat namun belum diketahui masih bisa digunakan atau tidak,” tambahnya.

Asep mengatakan, saat ini kondisi cuaca di tengah laut tidak menentu terkadang cerah, tapi bisa dengan cepat berubah, maka dari itu dirinya mengimbau kepada nelayan yang hendak melaut untuk mempersiapkan segala sesuatunya khususnya alat keselamatan seperti pelampung maupun jaket keselamatan.(Ant/Rod)

Previous articleDinkes Cianjur Catat Vaksinasi Pelajar Capai 70 Persen
Next articlePemkab Banjar Bentuk Brigade Informasi Sebarluaskan Hasil Pembangunan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here