Home News PKS Jatim Siapkan 800 Konselor Dampingi Keluarga Hadapi Masalah

PKS Jatim Siapkan 800 Konselor Dampingi Keluarga Hadapi Masalah

29
0
Ketua DPW PKS Jatim Irwan Setiawan (kanan) dan Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) PKS Jatim Lina Aryani (kiri) saat meluncurkan program konselor pendamping keluarga secara virtual. ANTARA/HO-Humas PKS Jatim

BICARA.NEWS, Surabaya – DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur menyiapkan sebanyak 800 orang konselor yang bertugas melakukan pendampingan keluarga yang menghadapi masalah sehingga terbangun ketahanan keluarga.

“Kami ingin berkontribusi mencarikan jalan keluar jika dalam suatu keluarga ada masalah,” ujar Ketua DPW PKS Jatim Irwan Setiawan ketika dihubungi di Surabaya, Senin (28/6).

Ia berharap dengan program ini, PKS sebagai partai politik bisa memberikan kontribusi optimal dalam rangka mewujudkan masyarakat Jatim menjadi menjadi lebih adil dan sejahtera.

Program tersebut, kata dia, pernah disampaikan-nya kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa beberapa waktu lalu, dan menyambut baik tawaran kolaborasi program itu, terutama penguatan perempuan dan ketahanan keluarga.

Pihaknya mengakui tak bisa bekerja sendiri dalam membangun masyarakat sehingga perlu bergandengan tangan dengan seluruh unsur di Jatim.

“Mari bersama-sama memberikan terbaik, serta menjadikan Jatim adil dan sejahtera ke depan. Mudah-mudahan program ini dirasakan kemanfaatannya oleh masyarakat,” kata Kang Irwan, sapaan akrabnya.

Sementara itu, Program Konsultan Keluarga PKS Jatim baru saja diluncurkan pada Ahad (27/6) yang dilaksanakan secara virtual, dengan terlebih dahulu menggelar Training for Trainer (TFT) bagi para konselor yang siap diterjunkan mendampingi keluarga.

Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPW PKS Jatim Lina Aryani menyampaikan sebenarnya program ini sudah berjalan, hanya peluncuran secara resmi baru terealisasi.

“Secara tidak langsung, anggota PKS di kecamatan dan desa banyak yang sudah menjadi konselor keluarga. Jadi melalui program Rumah Keluarga Indonesia (RKI), telah tersedia layanan ini oleh seluruh kader PKS di Jatim,” katanya.

Saat ini, lanjut dia, telah siap sebanyak 800 orang konselor keluarga yang sudah mendapatkan pelatihan khusus tentang cara bagaimana mendampingi dan menjadi solusi menghadapi permasalahan keluarga.

“Semoga program ini menguatkan keluarga-keluarga, khususnya di Jatim. Yang perlu diingat, jika keluarga kuat maka negara juga akan kuat,” tutur Lina. (Ant/Fit)