Home Puisi Puisi: Ruang Isolasi – Denny Micky Hidayat

Puisi: Ruang Isolasi – Denny Micky Hidayat

42
0
Photo by Luis Dalvan from Pexels

Ruang Isolasi
Denny Micky Hidayat

Lambaian tangan rengsa dan sorot mata sayu
meninggalkan selaksa duka bagi keluarga yang
menghantarkannya menuju gerbang kematian, di tengah
pandemi menyeleksi manusia tanpa pilih waktu dan
nama, tak ada peluk dan cium menyerta, hanya derai air
mata mengiringi kepergiannya di ujung senja

Lorong panjang dan gelap, sendirian dilalui dengan
menghitung hari dalam kecemasan dan gulana tak
berkesudahan sambil pandangi cermin yang kian hari kian
manai saja

Siang dan malam tak ada lagi bedanya, dunianya hanya
tersisa sekotak saja ditemani do’a yang terus bergema di
dalam ruang lelah, menghimpit dada dan waktu yang
ananta

Satu pertanyaan di dalam benak terus mencabik-cabik
jiwa, akankah ia berakhir dengan terbungkus plastik
dalam peti mati kedap air tanpa disholati dan
dimakamkan oleh orang-orang tercinta?

Denny Micky Hidayat, lahir di Jakarta, mulai menulis puisi sejak duduk di bangku sekolah, saat ini telah menerbitkan satu buah buku kumpulan puisi yang berjudul “Tentang Aku dan 4 Orang Perempuanku” serta beberapa buku puisi yang diterbitkan bersama dengan penulis-penulis lainnya. Aktif di Komunitas Sastra Kementerian Keuangan. Berprofesi sebagai ASN di Direktorat Jenderal Pajak dan memilih tinggal bersama istri dan empat orang anak di kota Depok.

Rubrik ini terselenggara atas kerjasama Bicara.news dengan Komunitas Sastra Setanggi.