Home News Selamat Tiba di Meksiko, Tim Robotika Perempuan Afghanistan Dapat Sambutan Hangat

Selamat Tiba di Meksiko, Tim Robotika Perempuan Afghanistan Dapat Sambutan Hangat

88
0
tim robotika perempuan Afghanistan
Anggota tim robotika perempuan Afghanistan membuat ventilator berbiaya rendah di Herat, Afghanistan, 15 April 2020. (ANTARA/Reuters)

BICARA.NEWS, Mexico City – Lima anggota tim robotika perempuan Afghanistan tiba di Meksiko pada Selasa malam. Mereka meninggalkan Afghanistan yang pemerintahannya telah diambil alih kelompok Taliban.

“Kami menyambut Anda dengan hangat di Meksiko,” kata Wakil Sekretaris Multilateral dan Hak Asasi Manusia di Kementerian Luar Negeri Meksiko Martha Delgado kepada para wanita itu dalam konferensi pers di bandara Mexico City.

Taliban menguasai Afghanistan pekan lalu ketika Amerika Serikat dan sekutunya menarik pasukan dari negara itu.

Pemerintah AS dan sekutu mereka berlomba dengan waktu untuk mengevakuasi semua warga asing dan warga Afghanistan yang berisiko. Proses evakuasi harus diselesaikan sebelum batas waktu 31 Agustus yang telah disepakati dengan Taliban.

Tim yang terdiri dari perempuan muda –paling kecil berusia 14 tahun– itu telah digembar-gemborkan akan memenangkan penghargaan internasional untuk robot-robot yang mereka buat. Mereka mulai bekerja pada Maret ketika pandemi COVID-19 melanda Afghanistan.

Travel Haji dan Umroh sejak 1995


Taliban telah berjanji untuk memprioritaskan hak-hak perempuan dan pendidikan anak perempuan. Saat berkuasa pada akhir 1990-an, mereka melarang anak perempuan bersekolah dan perempuan bekerja.

Meksiko berjanji untuk membantu perempuan dan anak perempuan Afghanistan.

Menteri Luar Negeri Meksiko Marcelo Ebrard mengatakan di Twitter pada 18 Agustus bahwa negara itu telah mulai “memproses aplikasi pengungsi pertama warga Afghanistan, terutama para wanita dan gadis yang sudah mengajukan,” dengan bantuan Guillermo Puente Ordorica, Duta Besar Meksiko untuk Iran.

Kedatangan mereka dengan selamat di Meksiko pada Selasa merupakan “upaya dan koordinasi internasional yang luas dari sekelompok relawan” yang membantu gadis-gadis itu, kata seorang relawan yang enggan menyebutkan nama karena mengkhawatirkan keselamatan kerabatnya di Afghanistan.

Anggota tim robotika lainnya telah mendarat di Qatar dalam beberapa hari terakhir. (Reu/Ant/Fit)

Previous articleFakta Seputar Lokapala, Game Lokal yang Dipertandingkan di PON XX Papua
Next articleReal Madrid Perpanjang Kontrak Federico Valverde hingga 2027