Home Finance Tiga Kunci Agar Wanita Bisa Bertahan di Tengah Krisis Pandemi

Tiga Kunci Agar Wanita Bisa Bertahan di Tengah Krisis Pandemi

33
0

Setidaknya ada tiga kemampuan yang harus dimiliki wanita sehingga dapat mengatasi krisis seperti pandemi saat ini. Director dan Founder dari Komunitas Youth Shine Indonesia (YSI) Jentina Pakpahan menyebutkan ketiga hal itu terdiri dari empati, komunikasi efektif, hingga melek keuangan.

“Banyak perempuan Indonesia yang menjadi tulang punggung keluarganya justru di tengah pandemi seperti ini, di saat justru para kepala keluarga itu kehilangan pekerjaan akibat PHK. Wanita menjadi penopang di tengah krisis,” kata Jentina.

Wanita penggagas komunitas pengembangan anak dan orang tua khususnya ibu itu kemudian menjelaskan masing-masing dari kemampuan yang harus dimiliki wanita untuk tetap bertahan dan bangkit dari sebuah krisis.

Kemampuan pertama yang dimiliki wanita adalah dari segi empati. “Empati yang dimiliki wanita itu merupakan sebuah keuntungan karena wanita dapat melihat peluang dari intuisinya sehingga mampu melihat potensi untuk bangkit dan berakhir tetap bertahan hingga mampu melewati krisis yang melanda,” tutur Jentina.

Kedua, lanjut dia, wanita harus memiliki fungsi komunikasi yang efektif. Dengan komunikasi yang efektif, wanita mampu menemukan solusi lebih baik apalagi jika ditambah dengan pola pikir yang positif maka hasilnya akan lebih baik lagi.

Wanita yang juga aktif sebagai tenaga pendidik dan tergabung dalam Ikatan Guru Indonesia Provinsi Bali itu pun mengatakan, kemampuan yang harus dimiliki wanita yang terakhir adalah kemampuan mengelola keuangan dan melek finansial.

Di masa krisis pandemi COVID-19 tidak dipungkiri kondisi ekonomi tidak hanya negara tapi rumah tangga secara merata mengalami penurunan. Jika tidak dikelola dengan baik atau jika wanita tidak memiliki kemampuan melek finansial tentu sebuah keluarga tidak akan bertahan.

“Literasi keuangan ini penting. Di masa digital transaksi keuangan digital itu sangat penting, karena menunjang produktivitas lalu sesuai standar protokol kesehatan cashless itu sangat dibutuhkan. Wanita yang mampu menerapkan pola hidup sederhana dan bijak menggunakan uang cenderung tetap bertahan di tengah masa sulit,” tutup Jentina. (Ant/Fit)