Home Motivasi Aforisme Rabindranath Tagore (8): Kita Salah Membaca Dunia

Aforisme Rabindranath Tagore (8): Kita Salah Membaca Dunia

82
1
Image by Pexels from Pixabay

APAKAH dunia menipu? Apakah kita tertipu oleh dunia? Tidak, kata Tagore, kita yang salah membacanya.

Bukankah dunia tetap saja sebagai dunia apa adanya dia? Kita yang bisa mengubah cara kita memandang dunia itu.

Travel Haji dan Umroh sejak 1995

Di situlah barangkali letak rahasia penerimaan dan kebahagiaan kita. Yaitu pada bagaimana cara kita membaca dan memahami dunia itu.

Berikut ini aforisme lain dari Tagore dari buku “Burung-Burung Liar”:

*

Kitalah yang salah membaca dunia tapi kita katakan dunia menipu kita.

*

Rerumputan yang mungil, langkahmu kecil, tapi milikmu adalah bumi yang ada di bawah jejakmu.

*

Putik-putik bunga membuka kuncupnya dan menangis, “Dunia sayang, tolong jangan memudar.”

*

Tuhan letih mengurusi kerajaan-kerajaan besar, tapi tidak pernah bosan menangani bunga-bunga kecil.

*

Kesalahan tak bisa mengalahkan tapi Kebenaran bisa.

*

“Kuberikan seluruh airku dalam sukacita,” ujar air terjun berlagu riang, “meskipun sebenarnya sedikit saja sudah cukup untuk mengusir rasa haus.”

*

Kemanakah air mancur setelah ia melemparkan bunga-bunga seperti ledakan kegembiraan yang tak berkesudahan?

*

Kapak si penebang pohon itu meminta gagangnya kepada pohon. Dan pohon memberinya.

*

Dalam kesunyian hatiku aku merasakan rintihan malam yang kehilangan sebab selubung kabut dan hujan.

*
Kesucian adalah kekayaan yang datang dari keberlimpahan cinta.

*

Kabut, seperti cinta, bermain di jantung bukit lalu muncul membawa kejutan keindahan.

Previous articlePerikanan Tambak Jadi Alternatif Destinasi Wisata di Maros
Next articleNur Asia Uno: Pelestarian Bekantan Dikampanyekan di IMFW 2021

1 COMMENT

Comments are closed.