Home Health AS Akan Izinkan Vaksin ‘Booster’ yang Berbeda dari Dosis Pertama

AS Akan Izinkan Vaksin ‘Booster’ yang Berbeda dari Dosis Pertama

54
0
Manager apotek Safeway, Kel Fanny, memasukkan jarum suntik ke botol vaksin virus corona (COVID-19) pada pusat vaksinasi masal di Clark County Event Center di Fairgrounds, Ridgefield, Washington, Amerika Serikat, Rabu (27/1/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Alisha Jucevic/RWA/djo

BICARA.NEWS, Washington – Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) berencana mengizinkan warga AS untuk mendapatkan vaksin COVID-19 booster (penguat) yang berbeda dari dosis pertama, New York Times melaporkan pada Senin.

FDA pada September merestui penggunaan vaksin booster buatan Pfizer-BioNTech pada lansia di atas 65 tahun dan sejumlah warga Amerika yang sangat berisiko.

Panel penasihat FDA juga mendukung penggunaan booster produksi Moderna serta Johnson & Johnson.

Sebelumnya, New York Times melaporkan bahwa pemerintah tidak akan merekomendasikan vaksin berbeda dan kemungkinan akan menyebutkan bahwa penggunaan vaksin yang sama sebagai booster, jika memungkinkan, lebih disukai.
 
FDA enggan mengomentari masalah tersebut.

Para pejabat kesehatan AS berada di bawah tekanan untuk mengizinkan penggunaan dosis tambahan setelah Gedung Putih pada Agustus mengumumkan rencana untuk memperluas kalangan yang perlu mendapat vaksin booster

Rencana itu kini menunggu persetujuan dari FDA serta Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS (CDC).
 
Penelitian yang dilakukan oleh Institut Kesehatan Nasional (NIH) pekan lalu menunjukkan bahwa orang-orang yang dosis pertamanya mendapat suntikan vaksin Johnson & Johnson memiliki respons imun yang lebih kuat ketika mereka mendapat vaksin booster buatan Pfizer dan Moderna. (Reu/Ant/Fit)

Travel Haji dan Umroh sejak 1995
Previous articleRangkaian Kereta LRT Jabodebek Masuk Lintasan untuk Uji Beban
Next articlePresiden Akan Tanam Mangrove Bersama Para Dubes-Penggiat Lingkungan