Home Health Hati-Hati, Olahraga Malam Hari Jangan Mepet dengan Jam Tidur

Hati-Hati, Olahraga Malam Hari Jangan Mepet dengan Jam Tidur

47
0
Ilustrasi lari (Shutterstock)

BICARA.NEWS, Jakarta – Tidak ada waktu terbaik yang spesifik untuk latihan fisik, Anda bisa berolahraga kapan pun saat memiliki waktu luang di sela kegiatan yang padat, entah itu pagi, siang atau malam hari. Meski demikian, pastikan waktunya tidak mepet dengan jam tidur bila Anda memilih untuk olahraga pada malam hari.

“Waspadai kalau malam hari, lihat waktu tidurnya. Bila tidur jam 10 malam, aktivitas olahraga maksimal berhenti jam 8 malam,” kata Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (PDSKO), dr. Leny Pintowari, SpKO dalam webinar.

Sebab, tubuh butuh waktu untuk menurunkan metabolisme agar badan bisa beristirahat. Olahraga yang terlalu berdekatan dengan waktu tidur dapat mengganggu jadwal istirahat.

Dia mengajak masyarakat untuk latihan fisik demi kebugaran tubuh yang manfaatnya sangat banyak, terutama di tengah pandemi COVID-19. Dengan berolahraga, tekanan darah dapat menurun, begitu pula total lemak tubuh, hingga kecemasan dan depresi.

Olahraga juga berperan penting dalam meningkatkan kapasitas kardiorespirasi, kolesterol HDL, sensitivitas insulin yang membuat pengidap diabetes bisa hidup normal, meningkatkan kemampuan otak, membentuk otot tanpa lemak hingga mencegah kanker.

Latihan fisik yang baik adalah latihan yang dimulai sejak dini. Tapi bukan berarti Anda yang baru mulai berolahraga saat dewasa artinya terlambat. Menurut Leny, indikator dini untuk setiap individu berbeda. Tidak apa untuk memulai meski sudah dewasa daripada tidak sama sekali.

Selanjutnya, sesuaikan juga olahraga dengan kondisi kesehatan setiap orang. Pergunakan sepatu, pakaian dan peralatan yang sesuai dengan olahraga yang dipilih. Jika akan berolahraga tenis, gunakan sepatu dan peralatan yang sesuai. Begitu juga jika Anda ingin jogging atau berlari untuk latihan fisik dalam meningkatkan imunitas. Pastikan sepatu yang dipakai sudah sesuai, sama halnya dengan pakaian yang dikenakan. Kemudian, pastikan kondisi lingkungan olahraga sehat dan aman.

“Kami tetap merekomendasikan latihan fisik di rumah saja, tapi pastikan Anda sehat dan fit kalau mau berolahraga, pilih tempat di zona hijau,” jelasnya. (Ant/Fit)

Travel Haji dan Umroh sejak 1995
Previous articleMenteri PPPA: Pendidikan Karakter Anak Wujudkan SDM berkualitas
Next articleFilm Animasi “Nussa” Akan Tayang di Bioskop Mulai 14 Oktober

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here