Home News Kecamatan Pulogadung Siapkan Tujuh Lokasi Isolasi Pasien COVID-19

Kecamatan Pulogadung Siapkan Tujuh Lokasi Isolasi Pasien COVID-19

51
0
Petugas menata kasur untuk perawatan pasien COVID-19 di rumah oksigen gotong royong, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (26/7/2021). Fasilitas kesehatan semi permanen tersebut dapat menampung pasien COVID-19 sebanyak 500 orang dengan gejala sedang dan ditargetkan dapat beroperasi pada bulan Agustus 2021. ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/aww.

BICARA.NEWS, Jakarta – Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, menyiapkan tujuh lokasi untuk isolasi mandiri pasien COVID-19 tanpa gejala dan gejala ringan.

Camat Pulogadung Bambang Pangestu mengatakan, penyediaan tempat tersebut ditujukan bagi warga yang tidak dapat melakukan isolasi mandiri di rumah.

“Kita siapkan di GOR Pulogadung, GOR Rawamangun, Gedung KNPI, Wisma Sangkrini, dan tiga SKKT (Sasana Krida Karang Taruna),” kata Bambang di Jakarta, Rabu (28/7).

Bambang menambahkan bahwa pihaknya juga telah menyiapkan sarana prasarana untuk kebutuhan pasien COVID-19 yang akan melakukan isolasi mandiri.

Dia menyebut kelengkapan sarana prasarana di antaranya meliputi kamar mandi, alat pengukur suhu, oksimeter atau alat pemantau saturasi oksigen, pencuci tangan dan tempat cuci tangan.

“Kapasitasnya bisa menampung 80-100 orang. Untuk persiapan tempat tidurnya sudah 60 persen, tapi untuk persiapan sarana dan prasarana lainnya sudah 100 persen,” ujar Bambang.

Bambang mengatakan di setiap lokasi isolasi mandiri tersebut juga disiapkan tim medis dari Sudin Kesehatan Jakarta Timur untuk memantau kondisi pasien COVID-19 selama isolasi.


Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta produksi pabrik pengisian tabung oksigen di Pulogadung, Jakarta Timur, dialihkan dari sebagian keperluan industri menjadi untuk kebutuhan medis selama pandemi COVID-19. 

“Selama masa krisis pandemi di Jakarta ini, 100 persen digunakan untuk kegiatan medis,” kata Anies dalam keterangannya, saat meninjau sejumlah pabrik pengisian tabung oksigen di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur.

Anies mengungkapkan selama ini pabrik pengisian tabung oksigen di Pulogadung diperuntukkan bagi industri dan medis, namun sekarang diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan medis selama pandemi COVID-19. 

Anies juga mengungkapkan salah satu permasalahan terkait distribusi tabung oksigen, yakni sumber daya manusia, karena petugas kewalahan mengisi ulang tabung oksigen yang tanpa henti akibat kebutuhan melonjak. 

Guna mengatasi persoalan itu, Anies melibatkan Kodam Jaya untuk mengangkut tabung oksigen di pabrik pengisian tabung oksigen Pulogadung. (Ant/Fit)

Travel Haji dan Umroh sejak 1995
Previous articleRekam Jejak Prestasi Indonesia di Olimpiade
Next articlePakar Beberkan Rahasia Perusahaan Bertahan hingga Lebih Setengah Abad