Home Opini Siapakah Mata-mata Musuh di antara Pengawal Istana?

Siapakah Mata-mata Musuh di antara Pengawal Istana?

57
0

KADANG-KADANG saya merasa sedang berada di sebuah negeri seperti dalam cerita dongeng berikut ini.

Seorang Raja hendak menguji seluruh pengawal istana. Ia mendapatkan bisikan bahwa di antara mereka ada mata-mata musuh yang disisipkan.

Para pengawal itu lalu dikumpulkan di balairung dan satu per satu dipanggil oleh Raja dan diminta menjawab, “sampaikan padaku satu kebenaran!”

Semua menjawab, “saya bukan mata-mata! Itulah kebenaran.”

Raja mengajukan pertanyaan berikutnya, “siapakah di antara kalian yang patut dicurigai sebagai mata-mata?”

Semua menjawab, “tak ada di antara kami yang bisa dicurigai sebagai mata-mata.”

Raja mengajukan pertanyaan lain, “apakah kerajaan ini sedang dalam keadaan lemah?”

Semua pengawal menjawab, “selama kami bertugas dengan baik kerajaan akan selalu kuat.”

Sementara berhari-hari lamanya Raja sibuk menguji para pengawal istana, perdana menteri yang culas, jahat, rakus, dan tamak, mengambil alih tahta kerajaan dan mengumumkan dialah yang berkuasa.

“Kemana Raja dan para pengawal Istana?” para menteri dan rakyat bertanya.

“Raja sedang dikurung di Balairung dijaga oleh para pengawal istana untuk mencegahnya dari melakukan perbuatan yang menghancurkan kerajaan,” kata perdana menteri yang culas itu. Dialah yang membisikkan pada Raja bahwa ada mata-mata musuh di antara pengawal istana.(hasan aspahani)